
Rakor di Kabupaten Maros, dongkrak LTT Padi Bersama Penyuluh
Bertempat di ruang Gedung Pola Kantor Bupati Kab.Maros, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementan Prof.Dr.Ir.Fadry Djufry, M.,Si. selaku penanggung jawab Swasembada Pangan Provinsi Sulawesi Selatan serta para pejabat Kementerian Pertanian antara lain Kepala Balai Besar Penerapan Standar Instrumen Pertanian, kepala BSIP Sulsel, Kepala Polbangtan, BPSDMPP Batangkaluku, Direktur Perlindungan Tanaman Horti serta Tenaga Ahli Menteri Pertanian menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kab.Maros yang di hadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Maros, Sekertaris daerah Kab.Maros, Dinas Pertanian serta Penyuluh Pertanian se Kabupaten Maros.
Dalam sambutannya Prof.Fadjry Djufry mengingatkan kembali pentingnya upaya-upaya yg harus dilakukan dalam mewujudkan swasembada pangan, terutama Kab.Maros yg merupakan salah satu daerah penghasil beras, kinerja harus di pacu, peranan penyuluh sangat penting dalam nemberikan kontribusi pencapaian swasembada antara lain dengan percepatan luas tambah tanam padi melalui peningkatan indeks peetanaman padi. pemanfaatan teknologi modern digunakan untuk mempermudah monitoribg pertanaman seperti pemantauan satelit melalui SIS Crop yg dapat memantau kondisi tanaman dan lahan pertanian antara lain ingormasi tentang fase pertumbuhan, luas tanam, luas panen, produktivitas dan indeks pertanaman.
Lebih lanjut Bupati Maros mengharapkan semua unsur terkait dapat bekerjasama mensukseskan swasembada, terutama peran aktif penyuluh sebagai garda terdepan swasembada pangan, kinerja harus di tingkatkan, lakukan terobosan yang dapat mendorong petani mempercepat dan meningkatkan LTT Padi.
Akhir pertemuan Bupati Maros akan membentuk Satgas Pangan dan memantau kegiatan guna mendorong peningkatan luas tanam padi di Kab. Maros.
(WH)