
Melalui SISCROP, Monitor Kinerja LTT Sulawesi Selatan
Jumat, (7/3) bertempat di ruang Rapat Politeknik Pembangunan Pertanian, Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Prof. Fadrjry Djufri Selaku Penanggungjawab Satgas Swasembada Pangan Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Kepala Balai Penerapan Standardisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Sulawesi Selatan Ir. Yusuf, M.Si., Selaku Sekertaris tim Swasembada pangan Provinsi Sulawesi Selatan mempimpin rapat koordinasi Percepatan swasembada pangan di Sulawesi Selatan.
Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh Kepala UPT Kemeterian Pertanian yang bertindak selaku Penanggungjawab Kabupaten, Prof. Fadjry menyandingkan pelaporan luas tanam berjenjang secara berkala dengan pemanfaatan SiSCrop 2.0 sistem informasi berbasis penginderaan jauh milik BSIP. Kedepan pemanfaatan teknologi merupakan keharusan dalam memantau luas tanam hingga prediksi ketersediaan pangan sehingga data dapat disajikan secara akurat, cepat dan efektif.
SiSCrop memberikan informasi tentang kondisi faktual tanaman padi dan tanaman lainnya di lapangan. SiSCrop memanfaatkan data citra satelit Sentinel-1 untuk memonitor lahan pertanian dan kondisi tanaman seperti fase pertumbuhan padi, luas tanam, luas panen, produktivitas, dan indeks pertanaman sesuai kondisi di lapangan. Informasi pada SISCrop2.0 divisualisasikan melalui peta interaktif secara spasial, data numerik berbentuk tabular dan grafik, yang diupdate setiap 15 hari dengan rasio 10x10 meter. SiSCrop 2.0 juga dilengkapi dengan informasi provitas padi sawah di seluruh Indonesia.
(AM)